Powered by Blogger.

Mobile Menu

More News

logoblog

Efek dari ucapan lembut dan ucapan kasar yang kita dengar tiap hari

Tuesday, September 3, 2019

Ucapan atau perkataan yang kita ucapkan tiap hari ternyata punya pengaruh besar dalam kehidupan kita terutama pada mental dan perasaan hati kita.

Suatu hari ketika saya lagi liat you tube tidak sengaja saya melihat tayangan tentang seseorang yang melakukan percobaan terhadap nasi yang ditaruh didalam dua wadah,wadah yang satu berisi nasi yang tiap hari diberi ucapan sayang,i love you sedang wadah yang kedua berisi nasi yang tiap hari diberi kata-kata kasar dan dimaki-maki,keduanya dilakukan selama satu minggu.

Setelah satu minggu melakukan percobaan pada kedua nasi tersebut dan dilihat hasilnya ternyata nasi nomer satu tetep putih dan tidak busuk sedangkan nasi yang kedua menghitam dan membusuk.

Setelah saya lihat tayangan tersebut saya jadi berfikir kalau nasi bisa seperti itu bagaimana dengan manusia terutama anak anak kita yang terkadang kalau dia bandel kita membentak atau memarahi dengan kata-kata kasar tiap hari bagaimana nanti otak dan hatinya.

Ada juga peecobaan lain yang saya liat dia mengambil dua tanaman yang diletakkan diatas meja tanaman yang pertama diucapkan kata-kata manis dan baik selama seminggu dan tanaman yang kedua diberi ucapan kasar.

Setelah seminggu dilakukan percobaan dilihat hasilnya ternyata tanaman tanaman yang pertama tumbuh menjadi tanaman segar dan hijau sedangkan tanaman kedua mati dan layu.

Setelah melihat keduanya saya jadi tergerak untuk mempraktekkan pada anak saya sendiri,dulu anak saya kalau dimarahi dia ngambek dengan membanting pintu.

Karena dia kalau saya marahi dengan nada tinggi dia seperti memberontak dan melampiaskan kepintu.

Sebagai orang tua kan saya jadi khawatir karena sikap yang seperti itu. Maka saya coba mempraktekkan sama anak saya jika menasehati dengan kata-kata baik tidak dengan nada tinggi.

Terkadang mengelus kepalanya dan mencium kening atau pipinya  sebagai tanda sayang. Setelah beberapa minggu saya praktekkan ternyata ada perubahan besar dia sudah tidak pernah lagi membanting pintu kamar paling kalau dia ngambek kamar dikunci dari dalam, dia terkadang bilang aku sayang mama dan memeluk saya,terkadang tiba tiba mencium pipi saya.

Sungguh diluar dugaan dia yang dulu suka membanting pintu,sekarang dia berubah jadi seperti itu, ternyata ucapan kita berpengaruh pada perkembangan jiwa anak kita.

Ucapan kita bisa berpengaruh baik atau berpengaruh jelek pada manusia,benda mati dan benda hidup lainnya. Berhati hatilah terhadap ucapan kita sehari - hari.

Selalu jaga emosi apalagi ucapan kita kalau salah dalam menerapkannya akan berakibat fatal dikemudian hari. Semoga jadi bahan renungan untuk kita bersama.
Sampai jumpa diblog kita selanjutnya, wassalam.